Mengerikan!!! Fakta Orang Yang 'Gila Kerja'

27 April 2015

Pernahkah Anda mendengar istilah workaholic? Mungkin Anda pernah mendengar kasus kematian Mita Diran, seorang copywriter muda yang bekerja di sebuah perusahaan periklanan di Indonesia yang  meninggal setelah bekerja selama 30 jam nonstop. Aksi Mita itulah yang dinamakan workaholic.

Jadi, apa itu workaholic?

Workaholic adalah seseorang yang terus berpikir tentang pekerjaan dan tanpa kerja ia akan merasa cemas dan depresi. Kebanyakan workaholic sangat sulit untuk bergaul dengan lingkungan sekitarnya. Bahkan, tidak sedikit yang membiarkan kehidupan keluarga mereka berantakan dan mereka pun sering bermasalah dengan kesehatan serta memiliki tingkat depresi yang tinggi.

Bagi orang 'gila kerja', mereka menganggap bekerja itu fun, sama seperti mereka sedang bermain. Ini dia beberapa fakta seorang workaholic:

  • Hanya berpikir 'kerja...kerja...kerja'
  • Workaholic jarang berinteraksi dengan orang lain dan jarang berlibur
  • Prioritas dalam hidupnya adalah pekerjaan, sehingga ia bisa melupakan aspek penting lain dalam hidupnya, termasuk keluarga dan teman-temannya
  • Workaholic tidak mementingkan kesehatan dan cepat depresi

 

Apa alasan yang membuat seseorang menjadi workaholic?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh E.J Douglas dan R.L Morris, ada empat alasan yang membuat seseorang menjadi workaholic:

  • Materi, mereka menginginkan imbalan uang yang banyak dari kerja keras yang telah mereka lakukan
  • Memiliki hasrat untuk berlibur yang rendah
  • Mencintai fasilitas kerja yang mereka dapatkan, seperti lingkungan kerja yang nyaman, prospek perusahaan yang bagus, salary yang terus meningkat, dan lain sebagainya
  • Workaholic benar-benar mencintai pekerjaannya. Inilah workaholic yang sebenarnya.

 

Efek workaholic, kinerja jadi menurun?

 

Studi baru yang dilakukan di University of Padova, Italia, menunjukkan bahwa gila kerja dapat merugikan tidak hanya untuk kesehatan karyawan, tetapi juga kinerja mereka di kantor. Akibat bekerja terlalu keras dan sering lembur, selain meningkatkan tekanan psikologis dan fisik, hal tersebut juga bisa menurunkan kinerja dan menambah jumlah pekerja yang bolos karena sakit.

 

Kondisi seperti ini akan bertambah parah jika Anda melibatkan emosi dan pikiran saat melakukannya. Penelitian dari University of Padova memantau 322 pekerja di sebuah perusahaan swasta selama 15 bulan. Riset tersebut bertujuan untuk mengetahui seberapa banyak sifat workaholic yang terdapat dalam diri pekerja.

 

Hasilnya menunjukkan secara keseluruhan pekerja memiliki tingkat workaholism yang sedang. Mereka kerap mengalami ketegangan akibat pekerjaan dengan gejala fisik dan mental, seperti masalah tidur, deoresi, gangguan pencernaan, dan memori. Akibatnya, hasil kerja mereka pun menurun.

 

Are you a workaholic? Lakukan Ini!

 

Jika Anda termasuk workaholic, masalah ini dapat diatasi dengan mengunjungi seorang psikiater yang fokus mengatasi masalah yang berhubungan dengan pekerjaan. Penelitian menunjukkan pendekatan kognitif saat konseling bisa sangat membantu. Jenis terapi berfokus pada persepsi dan keyakinan pasien tentang pekerjaan. So, bagaimana pendapat Anda mengenai workaholic?

'Bekerjalah dengan cerdas, bukan bekerja dengan keras'

Sumber: www.SafetyPoster.co.id

By Copywriter Safety Sign Indonesia




Baca juga
1 Maret 2016
Di Negara Ini, Anak Diajarkan "Rasa Malu" Jika Menyerobot Antrean, Bagaimana dengan Indonesia?
Bagaimana rasanya jika kita sedang mengantre tiba-tiba ada orang yang menyerobot antrean tanpa permisi atau karena alasan keadaan darurat?

9 Juli 2015
Lemas Bekerja Saat Puasa? Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur!
Bekerja saat puasa, tubuh membutuhkan energi lebih agar Anda tidak mudah merasa lemas atau mengantuk. Maka dari itu, Anda harus mengubah beberapa kebiasaan agar tetap produktif saat bekerja di bulan puasa. Salah satunya dengan menghindari kebiasaan mengonsumsi beberapa makanan pemicu kelelahan berlebih, di antaranya

1 Juni 2015
Berhenti Bekerja Jika Tidak Mau Terserang Penyakit Ini!
Segera berhenti bekerja atau Anda jadi korban selanjutnya! Saat ini, kasus pekerja yang menderita alergi akibat lingkungan kerja terus meningkat. Secara global, asma menjadi reaksi alergi terbanyak di lingkungan pekerja.

27 Mei 2015
Selamat! Fadeli Kembali Raih Penghargaan K3
Lagi, Bupati Lamongan, H Fadeli kembali memperoleh penghargaan sebagai pembina terbaik dalam Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Penghargaan tingkat Jawa Timur itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim, Soekarwo Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/4) lalu.

26 Mei 2015
Kecelakaan Kerja Hulu Migas di Indonesia Masih Tinggi, Kenapa?
Angka kecelakaan kerja pada kegiatan hulu migas di sepanjang 2014 mencapai 159 kejadian. Di tahun sebelumnya, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat angka kecelakaan kerja mencapai 183.

Pembayaran

  • BCA
  • No. Rek 777 – 0876553
    An. PT SAFETY SIGN INDONESIA

Tentang Kami

PT Safety Sign Indonesia 

Ruko Maple Kav E
Jl. Raya Gunung Batu No. 201
Bandung 40175
Jawa Barat - Indonesia

  • Phone 1 : 022 8606 5300 
  • Phone 2 : 022 601-0505
  • Mobile 1 : 0817 215 215
  • Mobile 2 : 0811 2257 997
  • Fax       : 022 2003 684 
  • Email    : [email protected]

fb icon Linkedin

© Safety Sign Indonesia. All Rights Reserved.