Bekerja Sambil Berdiri, Ini Dia Risikonya!

25 Mei 2015

Beberapa pekerjaan, seperti pekerja pabrik atau teknisi mengharuskan seseorang berdiri hingga berjam-jam. Kondisi ini ternyata bisa menimbulkan beberapa efek terhadap kesehatan.

Profesi apa saja yang menuntut pekerja banyak berdiri?

Petugas kesehatan, kasir, pekerja pabrik, teknisi, kustodian, pekerja gudang, dan profesi lainnya yang menuntut pekerja harus berdiri hingga berjam-jam.

Apa risikonya jika terlalu lama berdiri?

Bekerja dalam posisi berdiri untuk jangka waktu yang lama dan dilakukan berulang-ulang berisiko sakit pada bagian pergelangan kaki, pembengkakan kaki, varises, kelelahan otot, nyeri pinggang, nyeri pada otot punggung hingga kaku pada leher dan bahu.

Terlalu lama berdiri bisa membatasi posisi-posisi tubuh pekerja dalam beraktivitas. Akibatnya, tubuh pekerja menjadi lebih kaku untuk bergerak.

Sebuah studi menyatakan pekerja yang berdiri terlalu lama mengalami kenaikan berat badan dalam beberapa tahun terakhir. Kelebihan berat badan justru dapat meningkatkan risiko terjadinya cedera pada sendi dan efek kesehatan lainnya.

Namun jangan khawatir, Anda bisa meminimalkan risiko berdiri terlalu lama dengan cara sebagai berikut:

  1. Jika memungkinkan, Anda bisa mengubah posisi kerja secara teratur, sehingga Anda hanya melakukan satu posisi dalam jangka waktu pendek dan lebih fleksibel untuk bergerak
  2. Lantai kerja dilapisi alas berbahan yang lebih empuk untuk mengurangi kelelahan saat berdiri terlalu lama
  3. Gunakan alas kaki yang nyaman atau pas sesuai ukuran kaki dan tidak mengubah bentuk kaki. Jika memang harus menggunakan sepatu bertumit, pilihlah tinggi sepatu di bawah 5 cm
  4. Jika lantai kerja licin, gunakan sepatu anti slip agar tidak mudah tergelincir saat beraktivitas
  5. Usahakan duduk disela-sela waktu kerja atau saat jam istirahat
  6. Lakukan peregangan secara teratur, setiap 30 menit atau 1 jam sekali. Peregangan dilakukan untuk mengurangi tekanan pada kaki, bahu, leher, dan kepala
  7. Konsumsi makanan rendah lemak dan bergizi, tidur yang cukup, dan olahraga secara teratur untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Itulah tips untuk mengurangi risiko berdiri terlalu lama yang bisa Anda praktekkan selama bekerja.

Salam safety!

By Safety Sign Indonesia




Baca juga
1 Maret 2016
Di Negara Ini, Anak Diajarkan "Rasa Malu" Jika Menyerobot Antrean, Bagaimana dengan Indonesia?
Bagaimana rasanya jika kita sedang mengantre tiba-tiba ada orang yang menyerobot antrean tanpa permisi atau karena alasan keadaan darurat?

9 Juli 2015
Lemas Bekerja Saat Puasa? Hindari 5 Makanan Ini Saat Sahur!
Bekerja saat puasa, tubuh membutuhkan energi lebih agar Anda tidak mudah merasa lemas atau mengantuk. Maka dari itu, Anda harus mengubah beberapa kebiasaan agar tetap produktif saat bekerja di bulan puasa. Salah satunya dengan menghindari kebiasaan mengonsumsi beberapa makanan pemicu kelelahan berlebih, di antaranya

1 Juni 2015
Berhenti Bekerja Jika Tidak Mau Terserang Penyakit Ini!
Segera berhenti bekerja atau Anda jadi korban selanjutnya! Saat ini, kasus pekerja yang menderita alergi akibat lingkungan kerja terus meningkat. Secara global, asma menjadi reaksi alergi terbanyak di lingkungan pekerja.

27 Mei 2015
Selamat! Fadeli Kembali Raih Penghargaan K3
Lagi, Bupati Lamongan, H Fadeli kembali memperoleh penghargaan sebagai pembina terbaik dalam Keselamatan dan Kesehatan kerja (K3). Penghargaan tingkat Jawa Timur itu diserahkan langsung oleh Gubernur Jatim, Soekarwo Negara Grahadi Surabaya, Rabu (22/4) lalu.

26 Mei 2015
Kecelakaan Kerja Hulu Migas di Indonesia Masih Tinggi, Kenapa?
Angka kecelakaan kerja pada kegiatan hulu migas di sepanjang 2014 mencapai 159 kejadian. Di tahun sebelumnya, Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat angka kecelakaan kerja mencapai 183.

Pembayaran

  • BCA
  • No. Rek 777 – 0876553
    An. PT SAFETY SIGN INDONESIA

Tentang Kami

PT Safety Sign Indonesia 

Ruko Maple Kav E
Jl. Raya Gunung Batu No. 201
Bandung 40175
Jawa Barat - Indonesia

  • Phone 1 : 022 8606 5300 
  • Phone 2 : 022 601-0505
  • Mobile 1 : 0817 215 215
  • Mobile 2 : 0811 2257 997
  • Fax       : 022 2003 684 
  • Email    : [email protected]

fb icon Linkedin

© Safety Sign Indonesia. All Rights Reserved.